Setelah perjalanan panjang yang berulangkali membuatku kelelahan

Sebenarnya aku masih belum yakin apakah aku mengharapkan agar tulisan ini berjodoh dengan panca inderamu atau justru sebaliknya. Tapi nyatanya aku tetap menuliskan ini dan membiarkan alam yang menentukan.

Aku tahu bahwa bahkan sebelum kita sempat saling mengenal, aku telah menjadi sosok antagonis di hidupmu.

Tapi apabila pada tulisan ini kau mengharap untuk menemukan kata maaf, maafkan karena kau harus kecewa. Bukan itu maksudku menuliskan ini.

Di sisi lain, aku juga tak ingin berpura-pura tidak angkat topi untukmu. Aku salut, iri, padamu, atas kekuatanmu bangkit dari peristiwa ini. Jika itu aku, aku bisa membayangkan diriku mati dilahap segala kecewa, segala amarah, atas pengkhianatan dan kehilangan. Tapi kau kuat, sangat kuat.

sedikit tentangnya, bagiku dia adalah seluruh. Jadi inilah sebabnya mengapa aku tidak meminta maaf padamu.

Kamu terlalu sibuk menyelamatkan, ketika sebenarnya kamu yang paling butuh diselamatkan. Kamu tahu? Entah.

Tulisan adalah salah satu cara untuk menelusuri jejak masa lalu. Mengingatkan diri sendiri ketika lupa dan tidak ada yang mengingatkan.

Aku belajar untuk tidak tahu. Dengan itu, tidak ada ketergesa-gesaan untukku memahamimu. Dengan itu, tidak ada tanggung jawab untuk andil pada apa pun yang ada di hidupmu.

Lagipula, memang aku tidak selalu perlu tahu. Aku, masih butuh untuk tidak banyak tahu. Sampai pada waktunya nanti, aku akan tahu apa yang memang perlu aku tahu.

Beberapa tahun dari sekarang, kita akan bertemu lagi tanpa sengaja.

Ambarawa, April 2018 | Danny!

Semoga saja kau benar

Seperti bintang-bintang di langit, hanya nelayan yang tahu fungsinya sebagai penunjuk arah. Sedangkan kita, mungkin hanya dapat menikmati keindahannya saja. Pun, mungkin, nelayan tidak mampu mengaguminya sebagaimana kita.

Ini hanya tentang waktu. Tentang berpraduga yang baik. Barangkali, di waktu yang tepat, kakimu akan menjejak pada sesuatu yang sesiapa pun akan mempertaruhkan segalanya untuk sampai ke sana. Jangan berhenti dan jangan kecewa. Kamu pantas mewujudkannya.

Jangan kecewa, ketika langkahmu takmampu menyamai mereka.

Hidup tidak kemudian harus tuntas hanya karena satu mimpimu kandas. Masih banyak yang bisa ditumbuhkan lagi!

Ambarawa, April 2018 | DANNY!

Sukma

Tapi biar bagaimana pun, itu adalah harinya, di mana dan kapan pun, setiap aku mengingatnya, aku akan langsung tersenyum.

Sukma Danny Gaida Tera ELgar
Sukmaku…

Maret 2011

Aku tidak mau lagi berpikir mengapa kemudian aku memiliki rasa suka kepadanya. Hidup memang tak terduga. Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap.

Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, aduh, maaf, aku pasti tidak bisa karena aku cuma suka Sukma.

Ini tentang dia yang ada di bumi, Ketika Tuhan menciptakan dirinya Kukira Tuhan ada maksud mau pamer

Dia tidak hebat, malah mungkin biasa saja. tapi bisa membuatku senang hanya dengan hal sederhana.
Dia itu selalu bisa membuat aku ketawa atau minimal cuma senyum.
Di antaranya, ada juga yang menjengkelkan, tetapi tetap bisa membuat aku tersenyum.

Dari awal saya milih Sukma saya enggak mau tahu Sukma siapa dulunya. Itu urusan Sukma dengan masa lalunya.

aku seperti merasa mendapatkan kehidupanku yang lama sedang kembali.
Kalau mencintaimu adalah kesalahan, yasudah. Biar.
Aku salah terus saja

Tapi, cobalah kamu jadi aku, aku yakin kamu juga akan melakukan hal yang sama.

Aku merasa mulai senang berbicara dengannya bahkan ingin lama.

Kami bergaul dan melakukan hal bersama-sama yang nampaknya lebih menyenangkan daripada diam gak jelas di rumah yang dulu belum ada internet.

Setiap aku bangun tidur, selalu ingin kupastikan bahwa ia masih ada di Bumi.
Aku ingin sukma gak pulang. Atau jangan pulang sekalian. Aku ingin sukma terus di sini

Dulu pasti kita berdua.
Namun kamu sekarang harus pulang.

aku sendiri menikmati cukup banyak momen-momen berharga yang diceritakan oleh Sukma. Sesuatu yang perlu dipertimbangkan kalau aku ingin kembali mengenang. Di sana Sukma ngasih tahu bagaimana dia merasakan kembali hal-hal yang sudah lama berlalu. Sampai-sampai aku mengira, dengan itu Sukma sedang berusaha menggali perasaanku untuk merasakan hal yang sama dengan apa yang dia rasakan saat itu.
Sebagian besar yang bisa aku lakukan untuk hal itu adalah cuma tersenyum.

Bersama Sukma, bumi menjadi tempat yang cocok untuk aku ingin tinggal selama-lamanya! Dan hidup jadi menarik untuk aku, lebih dari apa pun. Aku tidak salah lagi, mencintainya secara permanen.

Sukma, kalau kamu merasa tidak kuperhatikan, Maaf, aku nya sibuk merhatiin lingkunganmu, barangkali ada orang mengganggumu, kuhajar dia!
Kamu bebas kemana saja, asal aku ikut !
Jika hujan, aku tak akan memberimu jaket. Sebab jika aku sakit, siapa yang menjagamu?

Hari itu adalah hari Rabu,

“Aku ingin sama kamu,” ucap sukma tiba tiba dengan pipi yang direbahkan di punggungku.

“Kemana?” jawabku.

“Jangan tau, gak perlu, yang penting berdua sama kamu” jawabnya masih dengan pipi yang direbahkan di punggungku.

Melintasi malam, Kau sandarkan kening didada
Di hembusan angin udara pegunungan.
“Ada apa Sukma?” batinku.

Saat problema terus menerjang
bagai deras ombak,
..Aku tahu kau mampu tuk tetap tenang.
itulah Sukma, rasanya masalah apa pun di dunia tak ada yang akan dia anggap begitu membebani.

Dari jauh aku bisa lihat Sukma nampak terlihat tenang. Iya, bagus Sukma, harus gitu! Jadikan ini hari terbaikmu! Tetap semangat. Doaku selalu menyertaimu.
kau dan aku tahu,jalan selalu ada!

“Akan selalu menjadi hal penting di dalam perasaan seorang perempuan untuk membantu pacarnya tumbuh menjadi apa-apa yang sesuai dengan harapannya, yang sesuai dengan keinginannya, dan menjauh dari apa-apa yang akan merusak kehidupannya.” kata sukma di suatu hari.

Aku suka cara dia peduli kepadaku. Aku suka bagaimana dia bisa membuat aku merasa aman tinggal di dunia yang katanya penuh bahaya ini.

Kurang ajar! Selalu saja dia punya cara, untuk bisa membuat aku mencintainya. Merepotkan!

November 2014

Gak ada orang yang suka dibohongi. Aku yakin sukma tau itu.

“Kalau kamu bohong, itu hak kamu, asal jangan aku yang bohong ke kamu.
Kalau kamu ninggalin aku, itu hak kamu, asal jangan aku yang ninggalin kamu. Aku takut kamu kecewa.” Ucapku ke sukma. Kalau aku pernah sangat jengkel ke Sukma, maka itulah harinya!

Hari-hari berikutnya, ada yang lain dari Sukma. Aku merasa Sukma berubah. Seperti menjauh. Bahkan sudah masuk kategori boleh kuanggap sombong.

Tak ada lagi hal yang ia lakukan untukku, sebagaimana selalu kudapatkan sebelumnya.

Aku tidak bermaksud mau ikut campur urusanmu, Sukma. Siapalah aku ini. Tetapi rasanya hampir setiap hari aku selalu mendapat informasi yang buruk tentangmu. Aku ingin tidak percaya.

Tetapi jika memang itu benar, ya sudah, aku jadi tahu siapa dirimu dan bagaimana harusnya aku bersikap kepadamu, itu pilihanku. apa urusanku memikirkan dirimu, tapi aku tidak tahu Sukma, mengapa aku ingin tahu.

Aku ingat, aku pernah bilang kepadanya jika ada yang menyakitinya, maka orang itu akan hilang. Jika orang itu adalah aku, maka aku pun harus hilang.

April 2018

Dan sekarang, aku sedang tidak percaya diri.
aku sudah ingin Telepon Sukma. Ingin tahu di mana dia. Mudah-mudahan sehat selalu. Maaf Sukma, terserah, kau mau bilang apa, tapi aku rindu.

Nanti kalau kamu mau tidur, Percayalah, aku sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan denger.

aku mencintaimu, itu akan selalu 

Ambarawa, 10 April 2018 • DANNY!